Sabtu, 04 September 2010

I want to recover

"I want to recover"
hmmp..mengingatkan akan penyakit yang pernah saya derita, penyakit yang mudah-mudahan hanya sekali yang akan saya rasakan seumur hidup saya, awalnya tak pernah tau apa yang terjadi pada saya?
tiba-tiba saja saat itu sepulang kuliah perut ini merasakan nyeri yang tak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,sepanjang perjalanan pulang kerumah saya hanya bisa terdiam merasakan sakit itu, saat itu saya pulang dengan menggunakan bus transjakarta yang saat itu penuh sesak karena saat itu saat dimana para pekerja pulang dari kantor, badan ini hanya bisa mengeluarkan keringat dingin yang berlebih dengan muka pucat saya bertahan di dalam bus tsb. tapi kesialan menimpaku pada hari itu, karena saya merasakan sakit itu dan dalam keadaan bus yang penuh sesak saya melewati pemberhentian bus yang seharusnya saya turun di situ,hufftt..akhirnya saya turun di tempat yang lebih jauh, karena saya tidak kuat lagi menahan rasa sakit itu saya menahan rasa sakit itu dan saya berjalan kaki mencari angkutan umum, perjalanan yang sangat jauh yang harus saya tempuh dengan berjalan kaki,saat itu adalah bulan ramadhan dimana qta wajib berpuasa ia kira-kira 1 tahun yang lalu..

akhirnya sampailah saya di tempat berkumpulnya para angkutan umum, lagi-lagi kesialan memang sedang berpihak pada saya, saat itu saya sudah menaiki angkutan umum tsb akan tetapi sangat sepi sekali, jadi sopir angkutan tsb menunggu mobilnya penuh baru ia meneruskan perjalanan, saat itu saya sudah menghubungi pacar saya untuk menjemput saya,tapi saat itu dy tidak bisa menjemput saya, sempat terfikir di pikiranku "saya sudah tidak tahan menahan rasa sakit ini ya Allah,cobaan apa yang Kau ujikan kepadaku".saat itu keringat terus mengucur d tubuhku, di dalam hati saya hanya bisa berdoa "ya Allah kapan aku sampi di rumah?kapan mobil ini jalan?aku sudah tidak tahan dengan rasa sakit ini. setelah lebih dari 10 menit angkutan umum ini menunggu penumpang untuk memenuhi mobilnya, dan tak lama kemudian mobil ini pun jalan.

hmmp..akhirnya saya sampai di rumah, setelah itu saya langsung jatuh ke tempat tidur meringis kesakitan, betapa hebatnya rasa sakit yang saya rasakan, dalam hatiku bertanya "ya Allah ada apa dengan diriku?penyakit apa yang kurasakan?" di tempat tidur saya tidak bisa menggerakkan semua anggota badan saya, saya hanya bisa meringis kesakitan, saat itu rumah dalam keadaan sepi, hanya ada sepupu dan tanteku yang sedang sibuk di atas, saya mencoba untuk berteriak memanggilnya, tapi saya tidak kuat, tp akhirnya sepupu saya mendengar dan memanggil ibunya untuk turun dan melihat keadaan saya.

saat itu saya kira saya hanya sakit biasa, saya meminta tolong kepada tante saya untuk di pijat tubuh saya, tapi ternyata rasa sakit ini pun tak hilang malah semakin menjadi-menjadi, tante saya pun kebingungan, bingung apa yang harus dilakukannya??dan saya hanya bisa merintih kesakitan dan terdiam, mata ini pun berat untuk membuka'a dan semua anggota tubuh pun sulit untuk digerakkan. tak lama kemudian adzan magrib pun tiba dibarengi dengan kepulangan kakak pertamaku dan istrinya pulang bekerja, mereka pun heran melihatku, dan tanteku menceritakan semua yang terjadi, setelah selesai berbuka puasa dan karena saya terus merintih kesakitan akhirnya saya dibawa ke puskesmas terdekat. karena untuk menggerakkan badan pun sulit akhirnya kakak dan tanteku menggendongku untuk membawaku ke puskesmas terdekat. dan sesampainya disana antara sadar dan tidak sadar saya langsung di bawa ke UGD untuk ditangani secepatnya, dan saat itu tak lama kemudian karena saya sudah diberikan obat penghilang rasa sakit saya sudah bisa membuka mata dan menggerakkan tubuh saya. di puskesmas itu saya diperiksa cukup lama. ternyata hasil diagnosa dokter kurang memuaskan dan kurang jelas akan penyakit saya.

keesokan harinya, saya minum obat teratur dan rasa sakit ini pun mulai menghilang perlahan. setiap malam hari saya tidak pernah bisa tertidur dengan pulas, karena rasa nyeri di dalam perutku terus berlangsung setiap harinya. setelah 2 hari saya meminum obat dokter rasa sakit ini tak kunjung hilang. saat itu kami semua sedang makan sahur, rasa nyeri di perut saya tak kunjung hilang dan semakin menjadi-jadi, dan saya meminta kepada kakak saya untuk membawa saya ke rumah sakit yang lebih baik untuk diperiksa lebih lanjut, karena saya juga ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saya. saat itu setelah adzan subuh saya langsung di bawa ke rumah sakit di daerah cawang untuk diperiksa lebih lanjut. akhirnya saya tiba di rumah sakit dan dibawa ke UGD, di dalam UGD lagi-lagi saya hanya bisa merintih kesakitan, dan tak lama kemudian salah satu dokter di RS tsb memeriksa saya, tak lama kemudian dokter itu bilang kalau sebaiknya saya diberikan suntikan penghilang rasa sakit. saya hanya bisa mengiyakan karena saya ingin bagaimana caranya agar rasa sakit ini hilang, disuntiklah saya dengan obat tersebut, tak lama kemudian saya tak sadarkan diri dan tertidur pulas. setelah beberapa jam saya tertidur tak sadarkan diri, dan saya membuka mata ada kakak ke-2 saya menemani di samping saya dan dia berkata "masih sakit g perut lo? dan saya menjawab "ga ko udah mendingan agak ilangan rasa nyerinya". kakak saya berkata :"lo tau ga dari tadi lo tuh tidur ngorok kenceng banget ampe orang yang sakit & tidur langsung bangun nyari suara ngorok siapa? saya  pun menjawab:"yang bener lho? "(dengan muka memerah karena menahan rasa malu), saya dan kakak saya pun tertawa..hahahaahhaha..

tak lama kemudian dokter menghampiri saya dan dia bilang saya harus tes urin untuk mengetahui penyakit yang saya derita, setelah tes urin selesai saya pun menunggu lagi untuk hasil tes tsb, saya pun kembali tiduran di dalam ruangan UGD tsb, setelah beberapa jam hasil tesnya pun keluar dan hasil tes tersebut membuat semua keluarga saya kaget, apa benar sakit yang saya derita itu? semua orang mencemaskan keadaan saya, saya sendiri pun bingung dan cemas akan keadaan saya sendiri. tak lama saya harus diinfus dan diberikan lagi obat untuk menghilangkan rasa sakit, lagi-lagi menunggu sampai kapan infusan ini selesai. hwaaaa...akhirnya selesai semua infusan sudah dicabut dan obat pun sudah ditebus, untungnya saat itu saya tidak harus dirawat inap di rumah sakit, dokter memutuskan untuk dirawat di rumah saja. alhamdulillah...

sesampainya saya di rumah saya langsung makan dan meminum obat dari dokter, dan kakak saya pun berbicara kepada saya. "sehat tu mahal fem, makan & minum jangan sembarangan, jaga kesehatan, kalo ud sakit berat kaya gini siapa yang susah?biayanya juga mahal?udah jauh dari orang tua?, saya hanya bisa terdiam mendengarkan nasihat dari kakak saya. dan tak lama kemudian saya pun tertidur dan sambil berfikir "bener juga ap yang kk gw bilang, gw harus cepet sembuh!gw jg g mau nyusahin orang-orang yang sayang sama gw!". dan setelah itu saya makan dan teratur untuk meminum obat dari dokter. dan tak lama setelah beberapa hari saya lewati dan penyakit saya pun berangsur-angsur membaik, sampai saat ini saya merasa takut, takut kalau suatu saat penyakit itu datang lagi pada saya.

1 hikmah yang dapat saya ambil :"hargailah hidup ini, jangan menyia-nyiakan waktu di saat qta sehat. di saat qta sakit berfikirlah positif dan berfikir kalau qta dapat sembuh dari penyakit asal ada kemauan dari dalam diri qta sendiri.."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar